Pages

Selasa, 14 Juni 2011

Lamborghini Tua Seharga Enam yang Baru

 

Satu Lamborghini P200 Marzal buatan tahun 1967 dilelang dan hasilnya menakjubkan : 1,5 juta euro alias setara 6 (enam) kendaraan baru Lamborghini Aventador LP700-4  yang bermesin V12 6,5 liter.

P200 Marzal punya empat tempat duduk dengan pintu gullwing.Kendaraan itu pertama kali dipamerkan di Geneva Motor Show tahun 1967.

Mesin V12 berkapasitas 1.964 cc dicangkok dari mesin yang lebih bongsor yaitu 3.929 cc. Mesin tersebut sebatas konsep dan tak pernah dibuat lagi oleh Lamborghini.

P200 Marzal menggunakan enam silinder in-line dengan 5 tingkat percepatan yang bisa menyemburkan energi hingga 175 tenaga kuda.

Interiornya dirancang oleh Marcello Gandini dari rumah rancang Bertone. Sampai kini, karya mereka masih futuristik dengan ciri "honeycomb" heksagonal di dasboard dan konsol tengah.

Marzal pernah unjuk gigi di Monaco Grand Prix 7 Mei 1967. Saat itu pengemudinya adalah Pangeran Rainier bersama Putri Grace. Mereka berkendara mengitari sirkuit.

Mugen Rampungkan Uji Honda CR-Z

Honda CR-Z Mugen 

Sebelum meluncurkannya di gelaran Goodwood Festival od Speed 2011 yang berlangsung 1- 13 Juli mendatang, Honda Motor Company (Honda) dan Mugen Inggris menayangkan rekaman Honda CR-Z Mugen telah menjalani uji jalan. Mobil hybrid yang telah mendapat sentuhan Mugen itu bertenaga 200 bhp.

"Tenaga itu meningkat 87 bhp dibanding model versi aslinya," tulis laporan situs topgear.com.uk, Selasa 14 Juni 2011.

Berbekal tenaga itu, CR-Z Mugen itu mampu berakselerasi dari 0 - 100 kilometer per jam hanya dalam tempo 6,6 detik. Honda mengklaim kemampuan akselerasi itu tak berbeda dengan kemampuan Honda Civic Type R.

Sebelumnya, pernyataan Honda Inggris seperti dilansir motoring.co.uk, menyebut mobil itu masih menggunakan mesin bensin 1.500 cc i-VTEC dan teknologi hybrid Honda yang dinamai Integrated Motor Assist (IMA). Namun Mugen telah memodifikasinya.

"Mesin yang telah dimodifikasi itu menghasilkan tenaga 200 PS dan torsi 245 Newton meter (Nm) atau meningkat 15 persen," bunyi pernyataan tersebut.

Mugen juga memangkas bobot Honda CR-Z hingga 50 kilogram. Meski relatif kecil, pengurangan bobot itu cukup berdampak pada tingkat konsumsi bahan bakar mobil ini.

Hasil beberapa pengujian yang dilakukan rumah modifikasi itu menunjukkan, Honda CR-Z Mugen mengkonsumsi satu liter bahan bakar untuk jarak 17,7 kilometer (km) bila menggunakan mode berkendara eco.

Bila pengemudi menggunakan supercharger konsumsi bahan bakar satu liter untuk jarak 10,62 km. "Kami masih mempertahankan tiga mode atau gaya berkendara yang ditawarkan Honda CR-Z versi standar," kata Colin Whittamore, juru bicara Mugen Eropa.

Ketiga mode itu adalah, standar, ekonomi, dan spesial. Mode terakhir adalah gaya berkendara dengan mendayagunakan seluruh tenaga mobil melalui peranti supercharger.

Hanya, Honda Inggris mengisyaratkan Honda CR-Z versi ini belum akan diproduksi secara massal dalam waktu dekat.

Delapan Patung Lady Gaga Diresmikan

AFP PHOTO/GABRIEL BOUYS
 
Patung lilin Lady Gaga di museum Madame Tussauds Hollywood (California, AS), 9 Desember 2010 waktu setempat, diresmikan oleh pembawa acara televisi Perez Hilton.
Delapan patung lilin vokalis Lady Gaga secara serempak diresmikan di museum-museum Madame Tussauds di seluruh dunia pada 9 Desember 2010 waktu setempat. Museum-museum itu terdapat di Hollywood (California, AS), London (Inggris), Hong Kong, Berlin (Jerman), Las Vegas (Nevada, AS), New-York (AS), Shanghai (China), dan Amsterdam (Belanda).

Di setiap museum itu dipajang satu patung lilin Gaga--penyanyi dan pencipta lagu yang juga terkenal karena fashion eksentriknya. Dandanan satu patung dengan patung lainnya berbeda.

Di Hollywood, contohnya, patung Gaga bertema Lady in Lace dipakaikan busana brokat karya Alex Noble dan topeng brokat buatan Philip Tracey, seperti yang dikenakan oleh Gaga asli ketika menghadiri The Brit Awards 2010.

Contoh lainnya, patung Gaga bertema Telephone, di London, diberi jaket hitam Armani, celana panjang hitam, dan sepatu hitam dengan hak menjulang tinggi, serta aksesori kepala berbentuk telepon rancangan Philip Tracy. Gaga yang asli pernah tampil seperti itu dalam acara televisi Friday Night with Jonathan Ross pada Maret 2010.

Satu lagi contoh, dengan tema Harlequin, patung Gaga di Time Square, New York, dipakaikan body suit hitam Marjan Pejoski serta rambut palsu bagai topi jerami kaku. Dandanan itu mengacu kepada penampilan Gaga asli di Grand Intercontinental Hotel Seoul, Korea Selatan.

Semua patung lilin tersebut digarap sekaligus oleh sebuah tim kreatif yang besar di Merlin Studios, West London.

Busana Lady Gaga

Mimpi desainer busana umumnya adalah rancangannya dikenal secara internasional. Akan tetapi, tidak demikian halnya dengan desainer Tex Saverio (26). Dia tidak pernah memimpikan namanya akan dikenal dunia, tetapi ternyata rancangannya diam-diam jadi favorit penyanyi dunia, Lady Gaga.
Rancangan perancang busana kelahiran Jakarta, 28 Agustus 1984, ini beberapa kali dipakai Lady Gaga, tetapi biasanya tidak utuh. Kecuali, dalam teaser di situs majalah Harper’s Bazaar terbitan Mei 2011 yang menampilkan Lady Gaga sebagai ikon mode. Di situ busana Tex dikenakan utuh. Rancangan tersebut melengkapi busana-busana karya enam perancang dunia yang dipakai Lady Gaga.
”Stylist Lady Gaga tahu karya saya dari foto-foto Jakarta Fashion Week 2010,” ujar Tex.
Tex yang mengenal nama penata mode Lady Gaga mencoba menghubungi melalui Facebook. ”Dalam lima menit dia merespons dan langsung dia suruh orang ambil baju-baju saya. Sayangnya terlambat sampai di London, enggak jadi dipakai untuk pemotretan album Lady Gaga,” kata Tex.
Meski demikian, sang diva menyukai rancangan Tex sehingga gaun-gaun itu tidak jadi dikirim balik ke Jakarta. Sekarang justru menjadi salah satu yang akan tampil di majalah paling berpengaruh dalam industri mode dunia itu.

Gaga Tetap Nyentrik di Sekolah

Lady Gaga
 
Ternyata bukan ke acara-acara berkarpet merah saja Lady Gaga (23) berdandan nyentrik. Ia melakukan itu pula ketika menghadiri acara kelulusan adik perempuannya, Natali (18), di SMA Convent of the Sacred Heart, yang juga bekas sekolahnya, di Upper East Side, Manhattan (New York).
Meskipun hari itu, Selasa (8/6/2010), merupakan hari istimewa bagi Natali, di sana Gaga berdiri terpisah dari para anggota keluarganya yang lain. Bintang pop itu mengenakan topi hitam yang mirip topi petani di sejumlah wilayah Asia. Ia juga mengenakan sehelai syal lebar dan panjang dari bahan transparan hitam yang mengerudunginya dari atas topinya.
Untuk busananya, pemilik nama asli Stefani Germanotta ini mengenakan setelan blus dan celana panjang. Blusnya berwarna salem. Celana panjangnya terbuat dari bahan transparan. Bagian kanannya berwarna putih dan bagian kirinya berwarna salem. Untuk melengkapi pakaiannya, ia memilih sepatu platform yang amat tebal dan identik dengan penampilannya.
Adik Gaga, Natali, berharap bisa mengikuti jejak kakaknya di dunia musik. Dibayari oleh Gaga, Natali sudah mulai belajar menyanyi dari seorang pelatih vokal top. Namun, orangtua mereka, Joseph dan Cynthia Germanotta, mendorong Natali untuk menyelesaikan dulu sekolahnya. Sebelumnya, pada tahun ini juga, Natali tampil sekilas sebagai penghuni sel penjara dalam klip video megahit Gaga, "Telephone". 
Sementara Gaga dikenal dengan cita rasa fashion yang eksentrik, Natali tak demikian. Maret lalu, ketika merayakan ulang tahunnya yang ke-18 di Restoran Sazon, Manhattan, ia tampak hanya mengenakan baju hitam biasa.

Lady Gaga dan Carla Bruni Berbusana Terbaik Tahun Ini

AFP PHOTO/MICHAEL GOTTSCHALK
Lady Gaga repot menangani gaunnya dalam Echo Music Awards 2010, yang digelar di Berlin, Jerman, 11 Mei 2010. Ia harus dibantu oleh kru untuk melangkah.
 
Vokalis Lady Gaga, Ibu Negara Perancis, Carla Bruni-Sarkozy,  dan aktor Javier Bardem terpilih oleh majalah AS Vanity Fair menjadi tiga dari 45 tokoh berbusana terbaik sedunia 2010.
Pada edisi September 2010 majalah bulanan tersebut, yang dirilis pada Selasa lalu (3/8/2010) waktu New York (AS), dipublikasi daftar tokoh berusana terbaik sedunia 2010 itu, yang juga mencakup aktris Diane Kruger, Carey Mulligan, Putri Maria dari Denmark, dan Ibu Negara AS, Michelle Obama.
Samantha Cameron, istri Perdana Menteri Inggris, juga masuk daftar itu bersama sutradara film Martin Scorcese, penyaji berita NBC Brian Williams, dan Duchess of Alba.
Perancang fashion John Galliano, fotografer Bruce Weber, bintang sepakbola David Beckham, serta pemain polo Argentine Nacho Figueras dan istrinya, Delfina Blaquier,  ada pula dalam daftar tersebut.

Lady Gaga Salah Dandan di New York City

DAILYMAIL.CO.UK
Lady Gaga mendadak tampil di Oak Room and Bar, Plaza Hotel, New York City, Kamis (5/1/2011) malam waktu setempat.
 
Lady Gaga (24), yang terkenal juga karena gaya penampilannya yang unik, mengalami "kecelakaan" dandanan untuk sebuah pertunjukan mendadaknya di New York City, Amerika Serikat, Kamis (5/1/2011) waktu setempat.
Gaga mengoleskan terlalu banyak krim untuk menjadikan kulitnya tampak seperti ia habis berjemur di bawah sinar matahari. Itu terlihat dari kulit kedua telapak tangannya yang menjadi berwarna oranye. Sebaliknya, ia juga menempelkan kelewat banyak alas bedak dan bedak ke mukanya sehingga wajahnya tampak terlalu putih. Keanehan itu dilengkapi dengan kostum yang dipilihnya.
Namun, begitu Gaga mulai menyanyi dalam pementasannya di Oak Room and Bar, Plaza Hotel, New York City, itu, tak ada pengunjung yang memusatkan perhatian mereka ke "kecelakaan" rias wajah dan tubuh Gaga. Mereka tentunya terhibur oleh vokalnya yang luar biasa.
Sebetulnya, pertunjukan tersebut bersamaan dengan People's Choice Awards 2011 di Los Angeles. Tapi, Gaga, yang menjadi salah satu nomine Favourite Female Artist, malah bergabung dengan salah seorang temannya yang pemusik jazz, Brian Newman, dalam pementasan di bar itu.
Dalam pertunjukan tersebut, Gaga dan Newman sangat akrab dengan para pengunjung. Bahkan, setelah tampil para penggemar Gaga bisa berfoto bersamanya di situ.
Dalam pementasan itu, Gaga menyajikan ulang "Orange Coloured Sky" (Nat King Cole) dan "Someone to Watch over Ma" (George Gershwin), yang sudah pernah disuguhkan ulang oleh Chet Baker, Rosemary Clooney, dan Frank Sinatra.
Pemunculan Gaga ketika itu tak diduga oleh para pengunjung di sana. Mereka mengaku datang ke bar tersebut untuk menonton pertunjukan Newman.

Bosan Dikritik, Lady Gaga Ingin Tampil Bugil

AFP PHOTO/BEN STANSALL
Patung Lilin Lady Gaga di museum Madame Tussauds London (Inggris) diresmikan pada 9 Desember 2010 waktu setempat. (AFP PHOTO/BEN STANSALL)

Merasa bosan dengan penampilannya yang selalu menuai banyak pertanyaan dan kritikan, Lady Gaga mengaku ingin mencicipi rasanya tampil telanjang bulat dalam semua tayangannya di TV AS.
"Mungkin terpikirkan untuk memakai busana hitam klasik sepanjang waktu. Bagaimana kalau telanjang bulat? Hanya dengan cara itu, aku akan selalu in-style, penampilan yang tak lekang oleh waktu," ujar penyanyi yang masih berusia 25 tahun itu di blog videonya, GagaVision.
Pikirnya, ketika berpenampilan telanjang bulat, orang-orang tidak akan mampu berkata-kata lagi terhadap diri dan busananya. Artinya, dia berhasil bawakan penampilan berkualitas selamanya.
Gaga selama ini terkenal dengan penampilan yang menghebohkan. Dia sangat mencintai penampilannya dengan berbusana eksentrik, termasuk memakai busana yang dibuat dari potongan-potongan daging, dan juga dari plastik buram setengah transparan. Bahkan, dalam tayangan videoklip hitsmaker teranyarnya, "Born This Way", Gaga berpenampilan seperti sesosok monster.
Begitu pula dalam beberapa konser dunianya seperti di Tokyo beberapa saat lalu, busana eksentrik tampaknya melekat padanya.
Sekadar informasi, bakat kreativitas berpenampilannya akan semakin dikembangkan. Bulan depan, Gaga berencana memulai pekerjaan sampingan sebagai kolumnis Fashion+Art di VMagazine.

Merasa Sangat Italia, Gaga Kenakan Busana Versace

AFP PHOTO / ALBERTO PIZZOLI
Lady Gaga dengan busana karya (mendiang) Gianni Versace, perancang fashion legendaris dari Italia.
 
ROMA, KOMPAS.com -- Tumben, kali ini Lady Gaga (25) tidak tampil di depan publik dengan berbusana tembus pandang yang memertontonkan pakaian dalamnya atau mengenakan kostum sejenis bikini. Di pentas festival kaum gay Europride 2011, di Circus Maximus, Roma (Italia), Sabtu lalu (11/6/2011), ia berpakaian tertutup.       Gaga mengenakan gaun panjang lekat tubuh berlengan sebelah dari bahan hitam beraksen silver, yang bagian bawahnya ditutup oleh rok panjang superlebar dengan tiga macam motif kotak-kotak hitam-putih. Rok tersebut dilepasnya dan dibentangnya di atas piano, ketika ia hendak menyanyi sembari bermain piano. Kostum itu merupakan karya terakhir perancang fashion legendaris Gianni Versace dari Italia.
Gaga mengatakan bahwa ia mengenakan busana itu untuk menghormati mendiang Versace, yang tewas ditembak pada 1997. "Sekarang saya memiliki obsesi dengan Versace. Saya sangat Italia, saya memujanya," tutur pemilik nama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta ini, yang lahir di New York (AS) dan berdarah Italia, kepada Paul O'Grady dalam acara ITV1-nya, Jumat lalu (10/6/2011).
Melengkapi dandanannya itu, ia mengenakan wig hijau, lipstik merah menyala, dan kacamata gelap.

Lady Gaga Ingin Tinggal di Jerman

Lahir di Amerika Serikat, sukses mengembangkan karir di Inggris, tetapi Lady Gaga justru ingin menetap di Berlin, Jerman. Itu karena ia merasa kota tersebut sangat inspiratif.

Bukan hanya karena arsitektur kota, tetapi juga orang-orangnya. Penyanyi yang baru mengeluarkan album 'Born This Way' ini kepincut untuk tinggal di Berlin.

"Suatu hari nanti, mungkin saja. Aku memiliki banyak teman di sini. Seperti temanku Posh, ia artis dan penyanyi underground. Aku bertemu dengannya di New York, ia lalu pindah ke Berlin," kata Gaga seperti
dikutip dari music-news.com

Kecintaannya pada Berlin juga terlihat di salah satu lagu di album terbarunya. Ada sebuah lagu yang diberi judul berbahasa Jerman, yaitu 'Scheiße'.

"Lagu tersebut aku tulis setelah meninggalkan Berlin. Sebelumnya, aku menghabiskan malam di klub Laboratory untuk bersenang-senang. Hari berikutnya aku tulis lagi itu," katanya.

Lagu itu bercerita tentang keinginan seorang wanita untuk jadi pribadi yang kuat. Menurut Gaga, judul lagu 'Scheiße' menggambarkan keberanian dengan cara yang seksi.

Pendiri TechCrunch Kenalkan Tablet PC Murah

Setelah selama setahun mempersiapkan rencananya membuat sebuah komputer tablet murah, kini penyunting dan pendiri situs blog teknologi Techchrunch, Michael Arrington semakin dekat mewujudkannya.

Arrington baru saja mengumumkan kelahiran perusahaan barunya Crunchpad, Inc, di Singapura, dengan 14 karyawan, yang akan mengawasi pembuatan dan penjualan gadget yang juga akan dinamakan sebagai CrunchPad.

CrunchPad adalah komputer tablet tipis seperti iPhone, yang akan ditenagai oleh hardware low end dan penyimpanan RAM SSD 4 GB. Komputer ini mampu bekerja di jaringan Wifi ini, akan memiliki sistem operasi Linux dan menjalankan browser Firefox.

Ia juga dilengkapi dengan kamera terintegrasi, jack headphone, speaker low end, serta mikropon. CrunchPad tak akan memiliki papan ketik melainkan papan ketik virtual di layar sentuhnya, seperti pada iPhone. Satu-satunya tombol tunggal adalah tombol power.


"Agar tablet ini mampu mengoperasikan Firefox dan Skype, Anda tak memerlukan hardware yang tinggi-tinggi sehingga bisa membuat gadget ini tetap murah," ujar Arrington, dikutip dari TechCrunch.

Lebih jauh, Arrington menjelaskan, tablet ini cuma setebal 1,8 cm saja, dengan bahan aluminium yang lebih kuat dari plastik. "Kami telah memiliki desain final atas piranti ini dan beberapa pekan mendatang kami akan memiliki prototipenya di kantor kami."

Belum jelas berapa harga gadget ini bakal dibanderol. Namun, pada saat meluncurkan ide awalnya, Arrington mengharapkan gadget ini bakal semurah US$ 200.

Bos Microsoft Demokan Tablet PC Besutan HP

Sejak Mei tahun lalu, isu tentang rencana Apple yang akan membesut tablet PC baru, sudah begitu hangat. Tapi, belum lagi tablet Apple diumumkan, HP bekerja sama dengan Microsoft justru lebih dulu mengumumkan produk tablet komputer terbaru mereka di ajang Consumer Electronics Show di Las Vegas Amerika Serikat.

Tablet berlayar sentuh yang belum bernama itu diumumkan dan didemonstrasikan sendiri oleh bos Microsoft Steve Ballmer, saat berbicara di depan 3.500 audiens, yang terdiri dari para blogger, analis dan para pelaku industri.

Ukurannya lebih besar dari ponsel pintar, tapi lebih kecil dari sebuah laptop. "Portabilitas tablet komputer ini nyaris mendekati ponsel namun, ini sudah mampu menjalankan Windows 7," ujar Ballmer sambil mempromosikan sistem operasi terbarunya.

Sayang, tak satupun data spesifikasi peranti ini maupun harganya, diungkap oleh Ballmer. Ballmer hanya mengatakan bahwa di tablet HP itu, Bing merupakan mesin pencari default (setelan standar), dan MSN adalah home page default.

Di kesempatan sama, Ballmer juga mendemonstrasikan pengoperasian Windows 7 di dua tablet sejenis buatan vendor berbeda, yakni tablet milik Archos, dan tablet buatan Pegatron. Pegatron adalah perusahaan pecahan Asus, yang awalnya merupakan divisi manufaktur dari Asus.

Rencananya, tablet komputer HP itu bakal dipasarkan ke 42 negara, pada akhir tahun 2010. Tapi belum jelas apakah Indonesia termasuk di antaranya atau tidak.

"Ini adalah produk yang menarik. Tapi semestinya Microsoft bisa berbuat lebih jauh daripada sekadar menanamkan Windows 7. Tidak ada software baru di tablet ini. Padahal orang mencari sesuatu yang baru sebelum membelinya," kata Paul Miller, seorang editor senior situs teknologi Engadget kepada BBC.

Namun, Devin Connors dari blog Tom's Hardware kurang setuju pendapat itu. "Secara sekilas cukup bagus, apalagi ia menggunakan Windows 7. Tiap orang menyukai Windows 7, dan menaruh sistem operasi itu ke dalam sebuah gadget seukuran e-reader, adalah kombinasi yang sangat bagus," kata Devin.

Dalam acara tersebut, Ballmer juga tak lupa membeberkan sedikit statistik tentang penjualan Windows 7. "Hingga saat ini, Windows 7 adalah sistem operasi yang paling cepat terjual," kata Ballmer, sambil mengutip data dari firma NPD yang mengatakan bahwa penjualan Windows 7 naik lebih dari 50 persen di banding tahun lalu.
Sementara Apple baru akan menyingkap tabir komputer tablet besutannya di akhir bulan ini. Namun, tablet Apple yang banyak disebut-sebut bakal dinamai iSlate itu, rencananya bakal dijual pada Maret 2010.

HP Pamerkan Komputer Tablet Slate

Kelihaian Apple dalam hal memasarkan produk memang tak terbantahkan. Salah satu contohnya, adalah munculnya iklan iPad di acara penyerahan Piala Oscar baru-baru ini.
Namun, iklan tersebut agaknya tak lantas mengobati kekecewaan banyak orang atas tertundanya iPad sampai di pasaran. Di saat sama HP  malah memamerkan komputer tablet mereka, HP Slate, melalui sebuah video.
Dari video tersebut, Slate mengadopsi sistem operasi Windows 7 dan mendukung teknologi Flash, sesuatu yang tidak dijumpai pada iPad.

"Dengan produk slate ini Anda akan menikmati pengalaman berselancar web yang penuh di genggaman tangan Anda," kata Phil McKinney, Vice President and Chief Technology Officer, HP Personal System Group, di blog resmi perusahaannya.

HP tidak mengungkap spesifikasi, harga atau ketersediaan perangkat ini. Namun ukurannya, kurang lebih sama dengan ukuran layar iPad yang lebarnya 9,7 inci.  Adapun HP Slate bakal diluncurkan tahun ini.
Sejak peluncuran iPad Januari lalu, para vendor komputer bergegas untuk menawarkan tablet besutan mereka, mulai dari tablet yang lebarnya 5 inci, hingga 12 inci.

Komputer tablet banyak diminati karena menjadi salah satu piranti yang cocok untuk digunakan berselancar internet, mengecek surat elektronik, membaca e-book dan melongok media pribadi sambil bersantai-santai di atas sofa.

Dell sendiri sudah berancar-ancar mengeluarkan serangkaian model komputer tablet. Salah satunya adalah piranti berukuran PSP selebar 5 inci yang bernama kode Dell Mini 5. Dell belum mengungkap harga, sementara iPad bakal dibanderol mulai dari US$ 500 pada April mendatang.

Tablet Dell ke Indonesia Juni?

Kemunculan tablet komputer Dell yang sudah cukup lama dinanti-nanti, ternyata mulai terkuak. Dalam sebuah laporannya, situs Engadget mendapat bocoran dokumen dan foto tablet Dell yang beredar secara internal.

Dari tampangnya, tablet komputer Dell ternyata punya desain yang lebih mirip tablet milik Apple, iPad. Terutama di bagian framenya, yang mirip dengan tampilan frame iPad.

Padahal, sebelumnya media-media banyak mengira bahwa tablet Dell yang akan muncul adalah Dell Mini 5 yang sempat dipamerkan di CES 2010.

Namun, hal itu dibantah oleh Willy Hendrajudo, Marketing Manager Consumer Business, Dell Indonesia. Menurut Willy, Dell Mini 5 memang beda dengan tablet PC. "Dell Tablet dan Dell Mini 5 beda kategori," kata Willy.

Tablet Dell hingga kini belum dirilis namanya. Sementara Dell Mini 5, adalah perangkat yang masuk dalam kategori perangkat internet mobile MID. "Perangkat MID ini dibilang notebook bukan, dibilang PDA smartphone juga bukan, dia di tengah-tengah," kata Willy.

Willy mengatakan, tablet Dell yang kini masih misterius itu, berukuran 10 inci dan tampangnya tidak mirip dengan iPad. Sementara dokumen Engadget menyatakan bahwa tablet Dell akan muncul dalam dua ukuran, yakni versi 10 inci dan versi 7 inci.

Namun, Willy membenarkan bahwa tablet Dell akan segera meluncur tahun ini, termasuk ke Indonesia. "Tunggu deh tanggal mainnya, ya mungkin sekitar Juni," kata Willy. Dokumen yang diperolah Engadget pun mengatakan bahwa tablet Dell akan mulai meluncur mulai musim panas tahun ini (sekitar Juni).

Menurut PCWorld, tablet Dell diperkirakan bakal menjalankan sistem operasi Android yang akan mampu menjalankan allow lebih dari 38.000 aplikasi yang berasal dari Android Market. Tablet ini akan mampu berselancar internet dan menonton video. 

Mengenai kemungkinan masuknya Dell Mini 5 dan Dell Mini 3 ke Indonesia, Willy mengatakan, Dell Indonesia masih terus mengkaji, baik dari sisi pasar, maupun regulasi di bidang telekomunikasi. "Kita masih mempertimbangkan. Apakah nantinya musti diluncurkan melalui operator, dan sebagainya," kata Willy.

Google Garap iPad Killer Bareng Verizon

Teka-teki komputer tablet besutan Google, pelan-pelan mulai terkuak. Ternyata, Google menggandeng operator telekomunikasi terbesar asal AS Verizon, untuk membuat komputer tablet yang akan menjadi kompetitor iPad.

Kepada Wall Street Journal, Chief Executive Verizon Lowell McAdam mengatakan bahwa mereka bekerja sama dengan Google untuk bisa mengimbangi langkah operator besar AS lainnya, AT&T, yang telah bekerja sama dengan Apple untuk memasarkan iPad.

Selain itu, AT&T merupakan operator yang memasarkan e-reader milik Amazon, Kindle. "Kami tengah mengerjakan komputer tablet bersama pihak lain. Misalnya, kami ingin menampilkan apa yang telah Google arsipkan di internet, agar bisa dijalankan di atas tablet untuk mendapatkan pengalaman yang mengesankan," kata McAdam.

Sebelumnya, Verizon Wireless juga gencar mempromosikan ponsel berbasis Android, Motorola Droid. Namun, McAdam enggan menjelaskan kapan waktu peluncurkan tablet tersebut. Ia juga tidak bersedia mengungkapkan siapa original electronic manufacturer (OEM) yang akan membuatkan tablet ini.

Namun, sebelumnya Google mengaku sedang bekerja sama dengan perusahaan pembuat hardware tertentu dan salah satu operator, untuk membesut komputer berbobot ringan yang akan menjalankan software buatan Google. Rumor mengatakan, HTC-lah yang akan menjadi vendor manufakturnya.

Jaringan Verizon yang menggunakan teknologi CDMA memang sedikit menyulitkan vendor untuk menyiapkan tablet ini. Namun, McAdam menjanjikan bahwa tablet ini akan siap untuk diumumkan pada awal tahun depan. Verizon juga menjanjikan kecepatan transfer file video yang lebih cepat untuk tablet ini.

AMD Tak Terburu-buru Tekuni Tablet PC

Saat sejumlah produsen PC beramai-ramai membanjiri pasar dengan produk tablet PC, Advanced Micro Devices (AMD), produsen prosesor asal Sunnyvale, California, Amerika Serikat, adem-adem saja.

Rick Bergman, Senior Vice President and General Manager of Products Group AMD menyatakan, mereka tak ingin segera hadir di industri yang kini sedang marak tersebut.

AMD berpandangan, peluang pasar tablet PC yang saat ini tersedia hanyalah untuk satu perusahaan dan belum ada ekosistem lengkap yang hadir bagi tablet PC secara keseluruhan.

Untuk itu, seperti dikutip dari DigiTimes, 4 Juni 2010, mereka hanya akan fokus ke mendesain prosesor Bobcat, prosesor yang didesain untuk netbook di 2011 mendatang.

Saat ini, AMD sedang mengevaluasi pasar tablet PC dan akan menunggu sampai permintaan pasar mulai muncul sebelum terjun ke sana. AMD juga kini lebih optimis melihat peluang pertumbuhan segmen netbook.

Seputar langkah Intel yang mengekspansi jajaran prosesor Atom mereka ke produk smartphone dan bekerjasama dengan Google untuk menghadirkan Google TV, Bergman menyebutkan bahwa mereka akan terus fokus di produk PC mainstream.

“Saat ini, AMD juga belum punya rencana untuk terjun ke segmen smartphone ataupun segmen elektronik konsumer,” ucap Bergman.

Juli, SkyBee Luncurkan "iPad" Rp2 juta

Produsen ponsel lokal SkyBee nampaknya akan menjadi perusahaan pertama yang menjual tablet PC di Indonesia.

Pada saat penawaran umum perdana di Hotel Nikko Jakarta, SkyBee memamerkan prototipe komputer tablet mirip iPhone, yang rencananya bakal dipasarkan ke Indonesia mulai bulan depan.

"Komputer tablet SkyPad akan hadir sebagai alternatif dari komputer netbook yang saat ini cukup digemari di Indonesia. Dengan segala kelebihannya, saya rasa tablet ini akan diterima dengan baik oleh pasar," ujar Direktur Utama PT SkyBee Hendra Kendro, kepada VIVAnews, Selasa 15 Juni 2010.

Komputer tablet bernama SkyPad itu, akan membesut layar sentuh berukuran 7 inci, atau lebih kecil daripada ukuran iPad. "Ukurannya yang sebesar 7 inci, relatif  tidak terlalu besar, dan praktis karena pas bila dimasukkan ke dalam kantung jas," Hendra menjelaskan.

Ke dalam SkyPad, SkyBee menanam sistem operasi Android versi 2. Artinya, kata Hendra, semua aplikasi mobile besutan Google bisa berjalan di tablet ini. Begitu pula aplikasi Flash, yang pada iPad mustahil bisa beroperasi.

Rencananya, SkyPad bakal tersedia dalam dua versi, yakni versi GSM dan versi WiFi. Namun, tak seperti iPad 3G yang membutuhkan kartu SIM yang berukuran lebih kecil dari ukuran normal. Tablet ini juga akan dilengkapi dengan akselerometer alias deteksi gerak.

Namun, Hendra belum bisa mengutarakan lebih lanjut spesifikasi detil hardware yang ditawarkan tablet ini, baik jenis prosesor maupun kapasitas memorinya. Namun, ia menjamin, tablet ini bakal disertai dengan konten-konten lokal. "Kami tengah mengupayakan konten ebook dalam negeri untuk menyertai SkyPad."

Yang paling penting, komputer tablet ini dibanderol dengan harga yang 'tak beda jauh' dengan harga iPad. "Bila iPad dijual belasan juta, harga SkyPad nol-nya dihilangkan satu," kata Hendra.

Hendra berjanji SkyPad akan dijual tak lebih dari Rp 2 juta. Dengan harga yang murah, Hendra optimistis tablet ini bakal laris di pasaran. Selama ini, SkyBee dikenal sebagai produsen ponsel lokal. Dua produknya adalah SkyBee 80SS dan SkyBee 83AT.

Memalukan Bila Microsoft Kalah dari Android

Microsoft ternyata tak terlalu khawatir dengan ancaman Android terhadap produk-produk besutannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Microsoft memang sangat berambisi untuk menyaingi Apple dalam pertarungan di sektor komputer tablet.

Bahkan, Chief Executive Microsoft Steve Ballmer juga memandang Apple sebagai kompetitor yang tangguh dalam segala hal. Di sisi lain, seperti dikutip dari Silicon Alley Insider, Ballmer justru meremehkan Android.

"Apple adalah Apple. Mereka adalah lawan yang lebih tangguh, kompetitor yang baik, dan cenderung merupakan pesaing yang mahal," kata Ballmer saat berbicara di depan para analis beberapa waktu lalu.

Lebih jauh Ballmer menegaskan, dengan basis aplikasi dan tool yang Microsoft miliki, pengalaman para penggunanya, serta momentu yang terjadi, bila Microsoft tidak bisa bersaing dengan Android, maka itu akan menjadi hal yang memalukan bagi Microsoft.

Apa yang dikatakan Ballmer, dirasakan sebagai sebuah pandangan yang meremehkan Android. Padahal, Android merupakan sistem operasi yang cukup kuat. Setidaknya 160 ribu perangkat berbasis Android diaktifkan setiap hari.

Apple iPad dan komputer tablet sejenisnya adalah komputer jenis konsumsi bukan perangkat produktivitas seperti halnya komputer desktop maupun komputer laptop. Kesuksesan iPad terletak pada pengalaman berselancar yang baik di perangkat itu.

Apa yang dimiliki oleh Apple, juga dimiliki oleh Android. Apalagi, banyak vendor yang tentu tak akan menampik model open source yang dimiliki Google Android ketimbang model lisensi yang diterapkan oleh Windows.

Setidaknya, sebelum ada komputer tablet Windows yang benar-benar mampu melampaui apa yang ditawarkan iPad dan tablet-tablet Android, sudah seharusnya Ballmer tak memandang remeh Android.

Toshiba Siap Hadang PlayBook dan iPad 2

Toshiba mengumumkan akan turut meramaikan pasar tablet PC akhir tahun 2011. Hadir dengan OS Android dan prosesor Tegra Nvidia, produsen elektronik dan semikonduktor asal Jepang itu siap menantang Blackberry PlayBook dan Apple iPad 2 yang juga dijadwalkan rilis tahun ini.

Di berita sebelumnya, perseteruan antara BlackBerry PlayBook dan Apple iPad 2 akan menjadi topik terpanas di jagat tablet PC tahun 2011. Tentu saja, akan lebih menarik jika Toshiba datang sebagai kompetitor serius bagi keduanya.

Komputer tablet Toshiba, yang belum diketahui namanya, akan menjadi salah satu dari serentetan produk yang akan tampil pada Selasa waktu setempat sebelum ajang Consumer Electronics Show (CES 2011) digelar pada 6-9 Januari 2011 di Las Vegas, AS.

"Tablet ini akan keluar pada musim semi tahun 2011. Untuk harga, belum kami tentukan," ucap Chris Casper, group manager di divisi produk digital Toshiba, yang dikutip VIVAnews dari PC World, Rabu 5 Januari 2011.

Meski belum dirilis secara resmi, tablet PC Toshiba dipastikan akan hadir dengan Android 2.2. Namun, ia berharap dapat merilis tablet PC dengan OS Android 3.0 ketika diluncurkan. Versi baru itu bernama Honeycomb, mempunyai dukunggan lebih baik untuk tablet PC dibandingkan versi yang ada saat ini.

Jika hadir dengan Honeycomb, maka nasib Toshiba sama dengan Asus. Tapi, mungkin tablet PC Asus akan keluar lebih dini, yakni sekitar bulan Mei.

Kembali ke tablet PC Toshiba, kabarnya perangkat anyar itu akan dilengkapi dengan teknologi Resolution Plus, teknologi besutan Toshiba yang mampu meningkatkan kualitas video definisi standar menyerupai video berdefinisi tinggi (high-definition).

Sampai saat ini, sistem baru itu telah berjalan di di chip custom, prosesor Spurs Engine milik Toshiba. Tapi, vendor Jepang itu menjamin kalau nantinya tablet PC yang dibuatnya menggunakan prosesor Nvidia Tegra.



Menurut laporan Toshiba, komputer tabletnya akan memiliki layar berukuran 10-inci dengan resolusi 1280x800 piksel, beserta dua webcam. Kamera bagian depan berkemampuan 2 megapiksel sementara kamera bagian belakang adalah 5 megapiksel. Untuk konektivitas, ia memiliki konektor untuk USB, mini USB, HDMI, dan sebuah slot kartu SD.

Apakah Toshiba akan membenamkan teknologi 3D pada layar tablet PC-nya seperti pada laptop multimedianya? Tidak ada yang tahu. Bisa jadi Toshiba akan membawa kejutan di sela peperangan PlayBook dan iPad 2, tetapi bisa pula kehadirannya justru anti-klimaks. Kita tunggu saja tanggal mainnya.

Tablet Komputer Kini Pakai Teknologi 3D

iSatu per satu penantang iPad muncul, mulai dari Samsung Galaxy Tab, BlackBerry PlayBook, hingga yang terakhir Hewlett-Packard PalmPad. Namun, di segi visual layar, rata-rata sama. Perbedaannya hanya terdapat di resolusi dan ketajaman gambar, yang dipengaruhi oleh teknologi di belakang layar tersebut.

Tapi, anggapan demikian akan segera berubah. Karena LG mulai mengadopsi teknologi tiga dimensi ke dalam komputer tabletnya. Dan, satu hal yang menarik, penggunanya tak memerlukan kacamata khusus.

Menurut website Prancis GPSandCo, sumber dari LG telah memastikan bahwa perusahaan berasal dari Korea Selatan itu tengah mempersiapkan tablet G-Slate yang muncul dengan layar sebesar 8,9 inci.

Tablet 3D tanpa kacamata khusus akan menjadi satu dari sekian banyak cerita besar di tahun 2011. Selain LG, Nintendo akan lebih dulu menciptakan penetrasi pasar secara massal dengan Nintendo 3DS. Setelah itu, konsumen akan mulai mencari-cari teknologi lain serupa.

Apa hal lain yang menarik dari G-Slate? Menurut laporan sama, ia juga dapat merekam gambar dalam bentuk 3D. Sehingga, pengguna dapat menangkap momen-momen penting dan memutarnya kembali dalam bentuk 3D. Untuk yang satu ini, Apple iPad sudah bukan saingan LG lagi.

Selain itu, G-Slate juga membenamkan prosesor 1GHz, dengan prosesor Nvidia Tegra 2 dan port micro USB. Apakah sudah dilengkapi konektivitas 4G? Masih dirahasiakan. Untuk sistem operasi pun, masih belum dipastikan. Namun, kemungkinan besar LG akan mengadopsi OS Android.

Untuk Rumornya, tablet LG ini akan dibanderol dengan harga hanya US$299 (setara Rp2,7 juta). Selisihnya sangat signifikan jika disandingkan dengan harga iPad maupun Galaxy Tab.

Menurut sejumlah pengamat, sudah cukup lama LG tidak menghadirkan kejutan besar. Namun jika semua rumor tentang G-Slate tersebut benar, bukan tak mungkin LG akan melesat menjadi topik terhangat di jagat komputer tablet.

Sebagai informasi, G-Slate dijadwalkan akan rilis pada akhir kuartal pertama, atau sekitar bulan Maret-April mendatang.